Mengenal Majas Paralelisme dalam Bahasa Indonesia

Posted on

Majas paralelisme merupakan sebuah gaya bahasa yang sering digunakan dalam sastra, puisi, dan prosa. Gaya bahasa ini mempunyai karakteristik yang sama dengan pengulangan kata-kata atau frasa-frasa dalam sebuah kalimat atau paragraf. Tujuan dari penggunaan majas ini adalah untuk memberikan efek kesan atau penegasan pada kalimat atau paragraf tersebut.

Pengertian Majas Paralelisme

Majas paralelisme sering dijelaskan sebagai penggunaan pola kalimat atau struktur kalimat yang sama atau mirip dalam sebuah tulisan atau percakapan. Dalam penggunaannya, majas paralelisme merupakan teknik yang dapat digunakan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Artinya, penggunaan majas ini dapat membuat kalimat atau paragraf menjadi lebih menarik dan mudah diingat oleh pembaca atau pendengar.

Contoh penggunaan majas paralelisme dalam bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:

“Hidup hanya sekali, tetapi jika hidup dengan benar, satu kali sudah cukup.”

Dalam contoh tersebut, majas paralelisme digunakan untuk memberikan penekanan pada makna kalimat atau pesan yang ingin disampaikan. Struktur kalimat yang sama pada bagian awal “hidup hanya sekali” dan “satu kali sudah cukup” memberikan kesan bahwa hidup yang baik adalah hidup yang cukup satu kali saja.

Contoh Penggunaan Majas Paralelisme dalam Puisi

Majas paralelisme juga sering digunakan dalam puisi. Dalam puisi, majas paralelisme dapat digunakan untuk memberikan efek kesan yang kuat pada pembaca atau pendengar. Berikut adalah contoh penggunaan majas paralelisme dalam puisi:

“Hujan turun, hujan reda
Rintik hujan mengalun
Dalam keheningan malam”

Dalam contoh tersebut, penggunaan majas paralelisme pada kalimat pertama dan kedua memberikan kesan bahwa hujan turun dan hujan reda adalah suatu yang beriringan. Sedangkan pada kalimat ketiga, penggunaan majas paralelisme pada kata “dalam keheningan malam” memberikan kesan bahwa hujan turun dan reda dalam suasana malam yang tenang.

Manfaat Penggunaan Majas Paralelisme

Penggunaan majas paralelisme memiliki manfaat yang signifikan dalam sebuah tulisan atau percakapan. Berikut adalah beberapa manfaat dari penggunaan majas paralelisme:

  1. Memberikan kesan atau penegasan pada kalimat atau paragraf
  2. Membuat tulisan atau percakapan lebih menarik dan mudah diingat
  3. Memperkuat pesan yang ingin disampaikan
  4. Meningkatkan daya tarik tulisan atau percakapan bagi pembaca atau pendengar

Kesimpulan

Majas paralelisme merupakan gaya bahasa yang sering digunakan dalam sastra, puisi, dan prosa. Penggunaan majas ini bertujuan untuk memberikan efek kesan atau penegasan pada kalimat atau paragraf. Selain itu, penggunaan majas paralelisme juga dapat memperkuat pesan yang ingin disampaikan, membuat tulisan atau percakapan lebih menarik dan mudah diingat oleh pembaca atau pendengar, serta meningkatkan daya tarik tulisan atau percakapan bagi pembaca atau pendengar.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments