Pasar Oligopoli: Apa Itu dan Bagaimana Dampaknya bagi Masyarakat?

Posted on

Di Indonesia, pasar oligopoli seringkali menjadi topik yang hangat diperbincangkan. Pasar oligopoli terjadi ketika pasar dikuasai oleh beberapa perusahaan yang beroperasi dalam industri yang sama. Dalam pasar ini, perusahaan-perusahaan tersebut dapat mempengaruhi harga dan persaingan di pasar, sehingga dapat berdampak pada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung.

Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli terdiri dari dua kata, yaitu “olig” yang berarti sedikit dan “poli” yang berarti penjual. Pasar oligopoli adalah pasar yang dikuasai oleh beberapa perusahaan besar yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi harga dan persaingan di pasar tersebut. Pada umumnya, pasar oligopoli terjadi pada industri yang memerlukan modal besar, teknologi canggih, dan memiliki tingkat hambatan masuk yang tinggi.

Ciri-ciri Pasar Oligopoli

Berikut adalah beberapa ciri-ciri pasar oligopoli:

  • Hanya ada beberapa perusahaan yang beroperasi di pasar tersebut
  • Perusahaan-perusahaan tersebut memegang kendali terhadap harga dan persaingan di pasar
  • Produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut tidak terlalu berbeda
  • Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pasar di luar pasar tersebut
  • Tingkat hambatan masuk ke dalam pasar tersebut tinggi

Contoh Pasar Oligopoli di Indonesia

Berikut adalah beberapa contoh pasar oligopoli di Indonesia:

  • Pasar telekomunikasi yang dikuasai oleh Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo
  • Pasar rokok yang dikuasai oleh PT HM Sampoerna Tbk, PT Gudang Garam Tbk, dan PT Djarum
  • Pasar minuman ringan yang dikuasai oleh PT Coca-Cola Indonesia dan PT Pepsi-Cola Indobeverages

Dampak Pasar Oligopoli bagi Masyarakat

Pasar oligopoli dapat berdampak pada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Berikut adalah beberapa dampak pasar oligopoli bagi masyarakat:

  • Harga produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut cenderung lebih tinggi dibandingkan jika terdapat persaingan yang sehat
  • Kualitas produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut cenderung tidak ditingkatkan karena tidak adanya persaingan yang sehat
  • Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kekuatan untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan industri tersebut
  • Terbatasnya pilihan produk atau jasa yang tersedia di pasar karena hanya ada beberapa perusahaan yang beroperasi di pasar tersebut

Upaya Mengatasi Pasar Oligopoli

Untuk mengatasi pasar oligopoli, pemerintah dapat melakukan beberapa upaya, antara lain:

  • Mendorong adanya persaingan yang sehat dengan mengurangi hambatan masuk ke dalam pasar tersebut
  • Memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan kecil dan menengah agar dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar di pasar
  • Meningkatkan pengawasan terhadap praktik-praktik yang merugikan konsumen yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan oligopoli

Kesimpulan

Pasar oligopoli terjadi ketika pasar dikuasai oleh beberapa perusahaan besar yang memiliki kekuatan untuk memengaruhi harga dan persaingan di pasar tersebut. Pasar ini dapat berdampak pada masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Untuk mengatasi pasar oligopoli, pemerintah dapat melakukan beberapa upaya, antara lain mendorong adanya persaingan yang sehat dan meningkatkan pengawasan terhadap praktik-praktik yang merugikan konsumen.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments