Listrik Statis: Apa itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Posted on

Saat Anda menggosokkan benda seperti balon atau sisir pada rambut Anda, terkadang Anda bisa merasakan suatu sensasi kecil atau bahkan mendengar suara kecil. Itu adalah listrik statis. Listrik statis adalah jenis listrik yang terbentuk ketika benda-benda yang tidak bertenaga listrik bersentuhan dan terpisah kembali. Namun, apa sebenarnya itu dan bagaimana cara kerjanya? Mari kita pelajari lebih lanjut.

Apa itu Listrik Statis?

Listrik statis adalah jenis listrik yang terbentuk ketika dua benda yang tidak bertenaga listrik bersentuhan dan terpisah kembali. Ketika dua benda bersentuhan, elektron di salah satu benda dapat berpindah ke benda yang lain. Ini terjadi karena elektron memiliki muatan negatif dan benda-benda yang tidak bertenaga listrik biasanya memiliki jumlah elektron yang sama dengan jumlah proton (yang memiliki muatan positif).

Ketika dua benda bersentuhan, elektron dapat berpindah dari satu benda ke benda yang lain. Ini menyebabkan benda yang menerima elektron memiliki muatan negatif lebih banyak dan benda yang kehilangan elektron memiliki muatan positif lebih banyak. Inilah yang menyebabkan terbentuknya listrik statis.

Bagaimana Cara Kerja Listrik Statis?

Listrik statis terbentuk ketika dua benda bersentuhan dan terpisah kembali karena perbedaan muatan yang tercipta. Ketika dua benda bersentuhan, elektron dapat berpindah dari satu benda ke benda yang lain. Ini akan menyebabkan terbentuknya muatan listrik pada benda-benda tersebut.

Saat benda-benda tersebut terpisah kembali, muatan listrik yang terbentuk dapat tetap berada di permukaan benda tersebut. Inilah yang menyebabkan terbentuknya listrik statis. Benda yang memiliki muatan positif atau negatif akan menarik benda yang memiliki muatan berlawanan dan menolak benda yang memiliki muatan yang sama.

Contoh Listrik Statis Sehari-hari

Listrik statis terjadi di banyak tempat dan dalam banyak situasi sehari-hari. Beberapa contoh listrik statis sehari-hari antara lain:

1. Kain Wol

Kain wol dapat menimbulkan listrik statis saat digosok. Contohnya, ketika Anda melepas sweater wol dan rambut Anda menjadi kusut, itu adalah karena listrik statis.

2. Balon

Ketika Anda menggosok balon di kepala Anda, balon akan menarik rambut Anda karena terbentuknya listrik statis.

3. Sisir

Ketika Anda menyisir rambut, sisir dapat menarik rambut Anda karena terbentuknya listrik statis.

4. Pakaian

Pakaian yang digosok dapat menimbulkan listrik statis dan dapat menarik debu dan serat-serat kecil lainnya.

Bagaimana Mencegah Terbentuknya Listrik Statis?

Terbentuknya listrik statis dapat dicegah dengan beberapa cara, antara lain:

1. Menghindari Bahan yang Memicu Listrik Statis

Beberapa bahan seperti wol, sutra, dan nilon dapat menimbulkan listrik statis. Menghindari bahan-bahan tersebut dapat membantu mencegah terbentuknya listrik statis.

2. Menambahkan Kelembaban di Lingkungan

Menambahkan kelembaban di lingkungan dapat membantu mencegah terbentuknya listrik statis. Hal ini karena kelembaban dapat membantu mengalirkan muatan listrik dari satu benda ke benda yang lain.

3. Melembabkan Benda

Melembabkan benda seperti rambut atau pakaian dapat membantu mencegah terbentuknya listrik statis.

Kesimpulan

Listrik statis adalah jenis listrik yang terbentuk ketika dua benda yang tidak bertenaga listrik bersentuhan dan terpisah kembali. Listrik statis terjadi karena perbedaan muatan yang tercipta saat elektron berpindah dari satu benda ke benda yang lain. Listrik statis dapat dicegah dengan menghindari bahan yang memicu listrik statis, menambahkan kelembaban di lingkungan, dan melembabkan benda. Contoh listrik statis sehari-hari antara lain kain wol, balon, sisir, dan pakaian.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments