Lensa Cembung: Pengertian, Rumus, dan Sifat Bayangan

Posted on

Anda mungkin pernah mendengar tentang lensa cembung, sebuah alat optik yang digunakan untuk memperbesar atau memperkecil objek. Lensa cembung biasanya digunakan dalam kacamata, teropong, dan mikroskop. Namun, apakah anda tahu apa itu lensa cembung secara lebih mendalam?

Pengertian Lensa Cembung

Lensa cembung adalah sebuah lensa yang bagian tengahnya lebih tipis dibandingkan dengan bagian tepinya. Lensa ini biasanya memiliki bentuk melengkung ke dalam. Ketika cahaya melalui lensa cembung, maka akan terfokus pada satu titik tertentu.

Bagaimana Cara Kerja Lensa Cembung?

Ketika cahaya masuk ke lensa cembung, maka cahaya tersebut akan dipecah menjadi beberapa sinar yang berbeda-beda. Sinar-sinar tersebut akan terfokus pada satu titik tertentu yang disebut dengan titik fokus. Titik fokus ini akan berbeda-beda tergantung pada jarak antara lensa dengan objek serta jarak antara lensa dengan layar atau retina mata.

Titik fokus ini juga dapat mempengaruhi ukuran bayangan yang terbentuk. Semakin jauh jarak antara lensa dengan objek, maka semakin kecil ukuran bayangan yang terbentuk. Sedangkan semakin dekat jarak antara lensa dengan objek, maka semakin besar ukuran bayangan yang terbentuk.

Rumus Lensa Cembung

Untuk menghitung jarak antara titik fokus lensa dengan objek atau layar, anda dapat menggunakan rumus berikut:

1/f = 1/do + 1/di

Di mana:

  • f adalah jarak fokus lensa
  • do adalah jarak antara lensa dengan objek
  • di adalah jarak antara lensa dengan layar atau retina mata

Dalam rumus ini, satuan yang digunakan adalah meter.

Sifat Bayangan Lensa Cembung

Lensa cembung memiliki beberapa sifat bayangan yang perlu anda ketahui, antara lain:

  1. Bayangan yang dihasilkan selalu terbalik
  2. Bayangan yang dihasilkan selalu lebih kecil dari objek
  3. Bayangan yang dihasilkan dapat diperbesar atau diperkecil dengan mengubah jarak antara lensa dengan objek atau layar
  4. Bayangan yang dihasilkan selalu lurus dan terfokus pada satu titik

Contoh Soal tentang Lensa Cembung

Misalnya sebuah lensa cembung memiliki jarak fokus sebesar 20 cm. Objek yang diletakkan pada jarak 30 cm dari lensa. Berapa besar bayangan yang terbentuk?

Untuk menyelesaikan soal ini, kita dapat menggunakan rumus:

1/f = 1/do + 1/di

Di mana:

  • f adalah 20 cm
  • do adalah 30 cm
  • di adalah ?

Dengan mengganti nilai-nilai tersebut ke dalam rumus, maka akan didapatkan:

1/20 = 1/30 + 1/di

Selanjutnya, kita dapat menyelesaikan rumus tersebut untuk mencari nilai di:

di = 60 cm

Dengan demikian, bayangan yang terbentuk akan memiliki ukuran sebesar 10 cm. Bayangan tersebut juga akan terbalik dan terfokus pada satu titik.

Kesimpulan

Lensa cembung adalah sebuah alat optik yang digunakan untuk memperbesar atau memperkecil objek. Ketika cahaya melalui lensa cembung, maka akan terfokus pada satu titik tertentu yang disebut dengan titik fokus. Lensa cembung juga memiliki sifat bayangan yang selalu terbalik, lebih kecil dari objek, selalu lurus, dan terfokus pada satu titik. Dalam menghitung jarak antara titik fokus lensa dengan objek atau layar, anda dapat menggunakan rumus 1/f = 1/do + 1/di.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments